Mantan Menhan Israel Sebut Hamas Tak Mungkin Dilenyapkan, kecuali...

Anton Suhartono
Mantan Menhan Israel Avigdor Lieberman menyebut Hamas tak mungkin dilenyapkan (Foto: AP)

Sementara itu, perundingan gencatan senjata yang dimediasi secara tidak langsung di Doha, Qatar, sejak 6 Juli lalu belum membuahkan hasil konkret. Namun, secercah harapan muncul setelah seorang sumber yang dekat dengan Hamas mengungkapkan bahwa kelompok perlawanan tersebut telah menerima peta terbaru yang diusulkan para mediator. Peta itu memuat wilayah-wilayah di Gaza yang masih akan berada di bawah kendali Israel pasca-gencatan senjata.

Kini, Hamas sedang berkonsultasi dengan faksi-faksi perlawanan lain untuk mengevaluasi peta tersebut, sebelum menentukan sikap lebih lanjut.

Pernyataan Lieberman memperkuat pandangan bahwa konflik berkepanjangan di Gaza bukan hanya soal militer, tetapi juga strategi politik yang sarat kalkulasi kekuasaan. Dengan jumlah sandera yang masih signifikan dan ketidakjelasan arah perundingan, masa depan perang ini tampaknya akan terus menjadi perdebatan panas di dalam Israel sendiri.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
8 jam lalu

Balas Dendam! Iran Tutup Selat Hormuz, Larang Kapal Apa pun Melintas

Internasional
8 jam lalu

Iran Bantah Khamenei Tewas: Perang Psikologi oleh Musuh!

Internasional
8 jam lalu

Israel Terus Bombardir Iran, Putri hingga Cucu Khamenei Dilaporkan Tewas

Internasional
10 jam lalu

PBB Kutuk Keras Serangan AS-Israel dan Balasan Iran, Ancam Perdamaian Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal