Mantan Menhan Israel Sebut Hamas Tak Mungkin Dilenyapkan, kecuali...

Anton Suhartono
Mantan Menhan Israel Avigdor Lieberman menyebut Hamas tak mungkin dilenyapkan (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) IsraelAvigdor Lieberman menyampaikan kritik tajam terhadap strategi militer Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dalam perang di Jalur Gaza. 

Dia menegaskan bahwa tujuan Netanyahu untuk “melenyapkan Hamas” tidak realistis, kecuali satu syarat utama dipenuhi: pembebasan seluruh sandera Israel yang masih ditahan di Gaza.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah KAN, Lieberman mengklaim bahwa Netanyahu sengaja memperpanjang konflik demi keuntungan politik menjelang pemilu. 

“Netanyahu ingin memperpanjang perang hingga pemilu,” ujar Lieberman, dikutip Senin (21/7/2025).

Meski tidak menjelaskan secara rinci apakah yang dimaksud adalah pemilu reguler pada akhir 2026 atau kemungkinan pemilu dini yang digelar akhir 2025 atau awal 2026, Lieberman menegaskan bahwa manuver politik semacam itu tidak akan membebaskan Netanyahu dari tuntutan hukum setelah perang selesai, atau paling tidak, setelah para sandera dibebaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

AS Bakal Kirim Pasukan Tambahan ke Israel, Sinyal Apa?

2 hari lalu

Terungkap! Pilot Flydubai Ingin Bajak lalu Tabrakkan Pesawat di Israel

2 hari lalu

Uni Emirat Pastikan Pesawat Tujuan Israel Nyaris Dibajak, Kopilot Serang Kapten Pakai Kapak

4 hari lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal