Mantan Musuh Jadi Mitra: AS Peluk Suriah demi Stabilitas Timur Tengah

Anton Suhartono
Amerika Serikat mengambil langkah berani dengan merangkul Suriah sebagai mitra baru di Timur Tengah (Foto: Istana Kepresidenan Suriah)

Trump bahkan mengakui peran Israel dalam mendukung proses rekonsiliasi ini. 

“Kami bekerja sama dengan Israel untuk menjalin hubungan baik dengan Suriah, menjalin hubungan baik dengan semua pihak, dan itu berhasil dengan luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Al Sharaa menyambut baik dukungan AS namun menegaskan Suriah tetap mempertahankan kedaulatan dan kebijakannya sendiri. Dia mengatakan, kerja sama ini tidak berarti menyerahkan prinsip, melainkan langkah pragmatis demi masa depan yang lebih stabil.

“Kami berbicara tentang masa depan, tentang peluang, bukan masa lalu,” kata Al Sharaa, kepada Fox News.

Langkah Washington merangkul Damaskus menandai perubahan besar dalam lanskap geopolitik Timur Tengah. Dari yang semula musuh bebuyutan, kini AS dan Suriah berdiri di sisi yang sama, setidaknya untuk satu tujuan: menjaga stabilitas kawasan yang selama ini menjadi jantung konflik global.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Iran Tembak Jatuh Jet Tempur F-15 AS di Langit Irak, Pilot Diburu

Internasional
8 jam lalu

6 Tentara AS Tewas, Menhan Hegseth Akui Tak Semua Rudal dan Drone Iran Bisa Dicegat

Internasional
17 jam lalu

AS Uji Coba Rudal 'Kiamat' Minuteman III Bersamaan dengan Perang Iran, Sinyal Apa?

Internasional
18 jam lalu

Tak Takut Ancaman Trump soal Perang Iran, Ini Jawaban Pedas PM Spanyol Sanchez

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal