Mantan Pemimpin Taliban Ditembak Mati karena Memberontak ke Pemerintah

Umaya Khusniah
Taliban membunuh salah satu mantan pemimpin mereka. (Foto: Reuters)

Lembaga tersebut menggambarkan Mahdi sebagai pemimpin pemberontak di sebuah distrik provinsi utara Sar-e-Pol.

Sebuah sumber Taliban mengatakan kepada Reuters, Mahdi telah berselisih dengan Taliban dan memberontak terhadap kepemimpinan kelompok itu. Pernyataan itu mengatakan, dia terbunuh di Herat dekat perbatasan dengan mayoritas Syiah Iran saat mencoba melarikan diri.

Taliban merupakan pengikut garis keras dari cabang Islam Sunni dan sebelumnya hampir secara eksklusif dikaitkan dengan etnis Pashtun. Baru-baru ini, kelompok tersebut telah berusaha untuk memasukkan anggota etnis lain dan beberapa Syiah.

Hazara, penduduk asli pegunungan tengah Afghanistan merupakan kelompok etnis Syiah terbesar di negara itu. Setelah Taliban membentuk pemerintahan tahun lalu, Mahdi diberi jabatan kepala intelijen di sebuah provinsi tengah.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
16 hari lalu

Salut! Afghanistan Kirim 530 Ton Bantuan ke Gaza meski Perekonomiannya Terpuruk

Nasional
19 hari lalu

Pramono Sindir Kelemahan Bangsa karena Ego Pemimpin, Janji Lanjutkan Program Terdahulu

Nasional
26 hari lalu

Kardinal Suharyo Kutip Pesan Paus Leo XIV soal Pemimpin Maklumi Perang: Doa Tak Akan Didengar

Nasional
2 bulan lalu

Prabowo: Dunia Penuh Bahaya, Banyak Pemimpin Tak Lancar Jaga Perdamaian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal