Mantan PM Bangladesh Sheikh Hasina Tuduh AS Dalangi Pelengserannya

Anton Suhartono
Sheikh Hasina menuduh AS di balik pelengserannya dari perdana menteri Bangladesh (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Mantan Perdana Menteri BangladeshSheikh Hasina menuduh Amerika Serikat (AS) di balik pelengserannya dari kekuasaan. Alasannya, Hasina menolak untuk menyerahkan Pulau Saint Martin kepada asing.

Dalam surat terbuka yang diterbitkan pada Minggu (11/8/2024) oleh surat kabar India, The Economic Times, Hasina menyebut dia mungkin masih menjabat jika memenuhi keinginan AS.

"Saya bisa tetap berkuasa jika saya menyerahkan kedaulatan Pulau Saint Martin dan membiarkan Amerika menguasai Teluk Benggala," bunyi demikian isi surat, seperti dilaporkan kembali Sputnik.

Hasina sebelum pecah demonstrasi di Bangladesh mengatakan, pemerintahnya tidak akan menyewakan pulau itu, tanpa menyebut pihak yang akan menggunakannya.

Namun Juru Bicara Departemen Luar Negeri (Deplu) AS Matthew Miller beberapa hari kemudian mengatakan, pemerintahannya tidak pernah menyebutkan rencana untuk menguasai St Martin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal