Peraih Nobel Perdamaian Muhammad Yunus Dilantik sebagai Pemimpin Bangladesh Sementara

Anton Suhartono
Muhammad Yunus, peraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2006 dilantik sebagai kepala pemerintahan sementara Bangladesh (Foto: AP)

DHAKA, iNews.id - Muhammad Yunus, peraih Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2006 dilantik sebagai kepala pemerintahan sementara Bangladesh, Kamis (8/8/2024). Dia menggantikan Perdana Menteri Sheikh Hasina yang mundur kemudian melarikan diri ke luar negeri setelah digulingkan melalui people power.

Pria 84 tahun itu mengucapkan sumpah jabatan di istana kepresidenan Dhaka pada Kamis malam, dihadiri oleh para pemimpin politik, kalangan masyarakat sipil, pemimpin militer, dan diplomat asing. Namun tak tampak seorang pun perwakilan dari partai Hasina, Liga Awami.

“Saya akan menegakkan, mendukung, dan melindungi konstitusi,” kata Yunus, saat diambil sumpahnya oleh Presiden Mohammed Shahabuddin, dikutip dari Al Jazeera, Jumat (9/8/2024).

Setelah dilantik, Yunus mengatakan prioritasnya adalah memulihkan ketertiban. 

“Bangladesh adalah sebuah keluarga. Kita harus mempersatukannya,” kata sang ekonom.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

500 Lebih Pengungsi Rohingya Dikhawatirkan Tewas akibat Kapal Tenggelam

2 hari lalu

Mengapa Bangladesh Sita Harta Mantan PM Sheikh Hasina Rp112 Triliun? Ini Duduk Perkaranya

3 hari lalu

Fantastis! Bangladesh Sita Harta Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina Rp112 Triliun

17 hari lalu

Video Viral Turis Bangladesh Kencing di Eskalator MRT, Netizen Syok!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal