Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas Bersyarat, Dinilai Berjasa pada Negara

Ahmad Islamy Jamil
Mantan Perdanan Menteri Thailand, Thaksin Shinawatra. (Foto: Reuters)

Dengan adanya keputusan tersebut, dia bisa dibebaskan setelah 18 Februari nanti, sesuai dengan peraturan Departemen Pemasyarakatan Thailand. Sampai berita ini ditulis, pengacara Thaksin belum menanggapi panggilan telepon dari wartawan yang meminta komentar atas pembebasan kliennya itu.

Meskipun diberikan pembebasan bersyarat, mantan pemimpin Thailand itu masih bisa ditahan di kemudian hari. Sebab, jaksa penuntut umum mempertimbangkan untuk menuntutnya karena menghina monarki dalam wawancara pada 2015.

Kembalinya Thaksin tahun lalu bertepatan dengan terpilihnya sekutu sekaligus pendatang baru di bidang politik, Srettha, sebagai perdana menteri pada hari yang sama. Hal itu menambah spekulasi bahwa kedua perkembangan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan di balik layar antara Thaksin dan musuh-musuh kuatnya di kalangan militer royalis Thailand.

Sekutu Thaksin dan pemerintah, yang dipimpin oleh Partai Pheu Thai yang didukung Shinawatra, menolak asumsi tersebut.

Pada malam pertamanya di penjara, Thaksin dipindahkan ke rumah sakit polisi, dan dokter mengatakan dia mengalami sesak di dada dan tekanan darah tinggi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Heboh, Penumpang Pesawat Nekat Buka Pakaian

Internasional
5 hari lalu

Pesawat Tempur AT-6 Angkatan Udara Thailand Jatuh, 2 Pilot Tewas

Nasional
9 hari lalu

Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!

Mobil
19 hari lalu

Daimler Ekspor Perdana Bus Mercedes Buatan Cikarang ke Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal