Mantan Presiden Rusia Sebut Surat Perintah Penangkapan Putin sebagai Tisu Toilet

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengecam perintah penangkapan terhadap Presiden Vladimir Putin yang dikeluarkan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Tuduhan itu dikeluarkan ICC karena Putin dianggap bertanggung jawab secara pribadi serta memberikan perintah atas pendeportasian anak-anak Ukraina secara ilegal serta pemindahan anak-anak juga secara tidak sah dari wilayah pendudukan Rusia di Ukraina.

Selain Putin, ICC juga mengeluarkan surat perintah penangkapan kepada Maria Lvova-Belova, komisaris untuk hak-hak anak Rusia atas tuduhan yang sama.

Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan presiden Dmitry Medvedev menyebut surat perintah itu dengan tisu toilet. 

"(Tidak perlu) Menjelaskan di mana (surat perintah penangkapan), kertas ini seharusnya digunakan...," katanya dalam cuitan, seraya menambahkan emoji tisu toilet di akhir posting-an, dikutip dari Sputnik.

Kecaman juga datang dari anggota parlemen senior yang juga Ketua Komisi Konstitusi Dewan Federasi Rusia, Andrey Klishas, di Telegram.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

3 hari lalu

Disebut Anti-Semit oleh Netanyahu, Ini Komentar Pedas Walkot New York Mamdani

7 hari lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

12 hari lalu

Eks Presiden Filipina Duterte untuk Pertama Kali Hadir di Pengadilan Kriminal Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal