Mantan Sandera Israel Tolak Rencana Pemerintah Gelar Peringatan Setahun Serangan Hamas

Anton Suhartono
Puluhan mantan sandera Israel di Gaza menentang rencana pemerintahan PM Benjamin Netanyahu menggelar peringatan setahun serangan Hamas pada 7 Oktober (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Puluhan mantan sandera Israel di Jalur Gaza serta anggota keluarga tawanan yang tewas menentang rencana pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggelar peringatan setahun serangan Hamas pada 7 Oktober. Mereka akan mengadakan acara kecil-kecilan dan tak mengundang pejabat pemerintah Zionis.

Dalam surat terbuka ditujukan kepada Miri Regev. menteri perhubungan Israel yang juga ketua penyelenggara peringatan, para mantan sandera menuntut pemerintah agar segera memulangkan tawanan yang masih berada di Gaza. Setelah semua sandera dipulangkan, acara peringatan bisa digelar.

Mereka juga menolak penggunaan foto para korban serangan serta sandera, baik yang masih ditawan, telah dibebaskan, maupun tewas, dipajang selama upacara peringatan. Larangan juga termasuk penyebutan nama serta obituari mereka.

Regev mengumumkan bahwa upacara akan berlangsung di Ofakim, lokasi yang menjadi saksi lebih dari 40 polisi, tentara, dan warga tewas pada 7 Oktober.

Sementara itu guna meredakan ketegangan terkait pro-kontra peringatan tersebut, Presiden Israel Isaac Herzog menawarkan kediamannya sebagai lokasi acara. Meski demikian, menteri sayap kanan itu menolak usulan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Prabowo Putuskan Gabung Board of Peace, Menag Ingat Perjanjian yang Diteken Rasulullah

Nasional
9 jam lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
15 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Internasional
17 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal