Marahnya PM Inggris Boris Johnson Mengetahui Patung Ratu Elizabeth II Dirobohkan

Anton Suhartono
Patung Ratu Elizabeth II di Kanada dirobohkan demonstran (Foto: Reuters)

Pada 1763, Raja George III mengeluarkan Proklamasi Kerajaan yang melarang penduduk pribumi untuk menetap atau berdagang di Kanada wilayah barat tanpa izin Inggris.

Pada 1800-an, lebih banyak warga dipaksa menyerahkan tanah untuk memberi jalan bagi kedatangan gelombang baru pemukim Eropa. Perampasan pun meluas dan berlanjut pada abad itu.

Pada akhir 1800-an, otoritas Kanada menerapkan kebijakan pendidikan paksa bagi anak-anak pribumi. Lebih dari 150.000 anak terpaksa berpisah dari keluarga mereka dan ditempatkan di asrama. Diperkirakan 6.000 anak meninggal akibat kekerasan saat berada di sekolah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Profil Alvin Tedjo, Pria Keturunan Indonesia Jadi Wali Kota di Kanada

4 hari lalu

Pria Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Menang Pilwalkot di Kanada, Pesaing Akui Kalah Ucapkan Selamat

4 hari lalu

Kalahkan Petahana, Pria Keturunan Indonesia Alvin Tedjo Terpilih Jadi Wali Kota di Kanada

9 hari lalu

Alasan Inggris Bantu Saudi Hadapi Houthi, Kirim Jet Tempur Typhoon dan Pesawat Tanker

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal