Masih Perawan, Buaya Betina Ini Bisa Bertelur dan Punya Bayi, Kok Bisa?

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi buaya yang berada di penangkaran. (Foto: Ist.)

Dalam pembuatan sel telur, sel prekursor terbagi menjadi empat sel: satu menjadi sel telur dan mempertahankan struktur sel kunci dan sitoplasma seperti gel, sementara yang lain memegang materi genetik tambahan. Kemudian, salah satu sel tersebut pada dasarnya bertindak sebagai sel sperma dan bergabung dengan sel telur untuk menjadi sel yang telah “dibuahi”.

Buaya Amerika dianggap rentan dan terancam punah di alam liar. Menurut satu hipotesis, FP mungkin lebih umum di antara spesies di ambang kepunahan, kata studi tersebut.

Para ilmuwan mengatakan fenomena “kelahiran dari perawan” di Kosta Rika dapat memberikan informasi baru tentang nenek moyang buaya yang hidup di bumi pada Periode Trias sekitar 250 juta tahun lampau.

“Penemuan ini menawarkan wawasan yang menggiurkan tentang kemungkinan kemampuan reproduksi kerabat archosaurian yang telah punah dari buaya dan burung, terutama anggota Pterosauria dan Dinosauria,” ungkap riset tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

10 hari lalu

Tanaman Tamanu dari Sulawesi Ternyata Punya Senyawa Bioaktif untuk Kulit, Ini Fakta Ilmiahnya!

16 hari lalu

Mahasiswa Indonesia Ditantang Lakukan Riset Kelapa Sawit dan Kakao

16 hari lalu

Purbaya Minta LPDP Riset Ekosistem Perbaiki Laut Timor akibat Tumpahan Minyak Montara

17 hari lalu

BRIN Paparkan Pengembangan Teknologi Nuklir ke Prabowo, Ungkap Potensi Uranium 89.000 Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal