Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pria Lansia Minum Obat Ereksi, Apakah Berbahaya bagi Jantung? Begini Kata Dokter
Advertisement . Scroll to see content

Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:04:00 WIB
Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya
Ilustrasi ngukur lingkar paha. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Selama ini, pembahasan soal risiko penyakit jantung lebih sering dikaitkan dengan tekanan darah, kadar kolesterol, kebiasaan merokok, pola makan, hingga aktivitas fisik. Namun, ada satu hal yang mungkin jarang diperhatikan, yakni ukuran lingkar paha.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, mengungkap adanya penelitian yang membahas kaitan antara lingkar paha dan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Penelitian tersebut berjudul 'Thigh Circumference and Risk of All-Cause, Cardiovascular and Cerebrovascular Mortality: A Cohort Study'.

Dalam unggahannya di Instagram, dr. Adam menjelaskan bahwa ukuran lingkar paha dalam penelitian tersebut berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit jantung. Bahkan, setiap kenaikan 1 sentimeter lingkar paha dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 5–6 persen.

"Lingkar paha adalah simbol kesehatan! Setiap kenaikan 1 cm lingkar paha menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 5-6% lebih rendah," kata dr. Adam, dikutip Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, penelitian itu juga menunjukkan bahwa orang dengan lingkar paha yang relatif kecil, yakni di bawah 55–60 sentimeter, memiliki risiko kematian dini akibat penyakit jantung yang lebih tinggi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut