Lingkar Paha Berkaitan dengan Risiko Kematian akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasannya
JAKARTA, iNews.id – Selama ini, pembahasan soal risiko penyakit jantung lebih sering dikaitkan dengan tekanan darah, kadar kolesterol, kebiasaan merokok, pola makan, hingga aktivitas fisik. Namun, ada satu hal yang mungkin jarang diperhatikan, yakni ukuran lingkar paha.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Adam Prabata, mengungkap adanya penelitian yang membahas kaitan antara lingkar paha dan risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular. Penelitian tersebut berjudul 'Thigh Circumference and Risk of All-Cause, Cardiovascular and Cerebrovascular Mortality: A Cohort Study'.
Dalam unggahannya di Instagram, dr. Adam menjelaskan bahwa ukuran lingkar paha dalam penelitian tersebut berkaitan dengan risiko kematian akibat penyakit jantung. Bahkan, setiap kenaikan 1 sentimeter lingkar paha dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung sekitar 5–6 persen.
"Lingkar paha adalah simbol kesehatan! Setiap kenaikan 1 cm lingkar paha menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung hingga 5-6% lebih rendah," kata dr. Adam, dikutip Rabu (19/8/2026).
Menurutnya, penelitian itu juga menunjukkan bahwa orang dengan lingkar paha yang relatif kecil, yakni di bawah 55–60 sentimeter, memiliki risiko kematian dini akibat penyakit jantung yang lebih tinggi.