Mata Uang Venezuela Ambruk: Kertas Tisu Dijual 2,6 Juta, Daging 9 Juta

Nathania Riris Michico
Satu kilogram daging berharga 9.500.000 Bolivar. (Foto: Reuters)

CARACAS, iNews.id - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menerbitkan mata uang baru untuk mengendalikan inflasi negaranya, yang pada 2018 menurut perkiraan IMF akan mencapai 1 juta persen.

Mata uang Bolivar Venezuela begitu ambruk nilainya menjadi hampir tak berharga, menyusul kemerosotan ekonomi yang parah. Nilai 1 dolar Amerika Serikat (AS) kini bisa setara lebih dari 6,3 juta Bolivar.

Nilai Bolivar Venezuela yang begitu rendah akan membuat warga yang hanya ingin sekadar membeli daging ayam atau telor, harus mengangkut uang dengan gembolan. Hal itu disebabkan Venezuela belum mencetak uang kertas dengan nilai miliar atau triliun.

Uang yang dibutuhkan untuk membeli daging ayam seberat 2.4 kilogram adalah Rp32 ribu, tapi dalam mata uang Venezuela yakni 14,6 juta Bolivar. (Foto: Reuters)

Untuk menunjukkan sejauh mana hiperinflasi mencengkeram negara itu, fotografer Reuters, Carlos Garcia Rawlins, mengabadikan berbagai foto, seperti makanan sehari-hari dan barang-barang rumah tangga yang disandingkan dengan jumlah uang yang dibutuhkan untuk membelinya.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Menguat, Tinggalkan Level Rp18.000 per Dolar AS

6 hari lalu

Mendagri Sebut Inflasi RI Masih Terkendali di Level 3,34 Persen: di Bawah Target Nasional

10 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

14 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal