MBS Berada di Balik Pembunuhan Khashoggi, Benarkah?

Anton Suhartono
Muhammed bin Salman (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Badan intelijen Amerika Serikat (AS) menyimpulkan Putra Mahkota Pangeran Muhammed bin Salman berada di balik pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi. Hal itu diungkap oleh The Washington Post Jumat kemarin, mengutip pernyataan sumber yang mengikuti perkembangan kasus ini.

Disebutkan dalam laporan The Washington Post, CIA mendapati bukti bahwa 15 agen intelijen Saudi terbang ke Istanbul menggunakan pesawat pemerintah untuk membunuh Khashoggi di kantor konsulat.

Arab Saudi langsung membantah laporan tersebut. Beberapa keterangan yang disampaikan Saudi mengenai apa yang terjadi di balik pembunuhan tersebut selalu berbeda-beda. Pernyataan terbaru, 15 agen itu datang ke kantor konsulat untuk membujuk secara persuasif Khashoggi agar pulang ke Saudi. Namun berujung pada pembunuhan lalu jasadnya dimutilasi.

Berdasarkan data dari beberapa intelijen, seperti dilaporkan The Washington Post, CIA mengungkap adanya komunikasi melalui telepon antara Duta Besar Arab Saudi untuk AS yang juga saudara kandung MBS, Khalid bin Salman, dengan Khashoggi.

Disebutkan, dalam percakapan itu Khalid mengatakan kepada Khashoggi bahwa dia akan aman jika pergi ke konsulat Saudi di Istanbul, Turki, untuk mengambil sura-surat yang dibutuhkan terkait pernikahannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Erdogan: Uni Eropa Rugi Tolak Turki Gabung

21 jam lalu

Murka! Erdogan: Gabung Uni Eropa Bukan Prioritas Turki 

4 hari lalu

Dievakuasi dari Pesawat Air Force One, Trump: Saya Nurut Dinas Rahasia

5 hari lalu

Trump Akhirnya Ngaku Dievakuasi dari Pesawat Air Force One gegara Ancaman Serangan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal