Media Armenia Sebut 200 Orang Tewas akibat Operasi Militer Azerbaijan di Karabakh

Ahmad Islamy Jamil
Orang-orang berlarian ketika suara tembakan dan ledakan terdengar di Stepanakert, yang disebut Khankendi oleh Azerbaijan, di wilayah Nagorno-Karabakh, 19 September 2023. (Foto: Artsakh Public TV via Reuters)

Pada Rabu kemarin, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan bahwa Azerbaijan dan perwakilan penduduk Armenia di Nagorno-Karabakh telah menyetujui penghentian permusuhan sepenuhnya melalui mediasi oleh pasukan penjaga perdamaian Rusia.

Azerbaijan dan Armenia telah berperang dua kali terkait sengketa di Nagorno-Karabakh. Konflik yang telah berlangsung selama beberapa dekade ini kembali mencapai puncaknya pada 2020. Permusuhan kala itu berakhir dengan gencatan senjata yang ditengahi Rusia dan pengerahan pasukan penjaga perdamaian Rusia ke wilayah tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
2 hari lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Internasional
11 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal