Laman Nikkei Asia hari ini mengangkat berita berjudul "Indonesia's Prabowo Grilled over Fighter Jet Plan in Third Debate" (Prabowo Dikritik soal Rencana [Pembelian] Jet Tempur dalam Debat Ketiga Pilpres). Media Jepang itu juga menuliskan bahwa selama debat pada Minggu malam, Prabowo dikecam para pesaingnya atas rencana pembelian jet tempur bekas dari Qatar.
"Setelah diserang mengenai masalah hak asasi manusia dalam debat pertama pada Desember, Prabowo pada Minggu malam dikecam atas rencana Kementerian Pertahanan untuk menghabiskan 792 juta dolar AS untuk membeli 12 jet tempur Mirage 2000-5 yang sebelumnya digunakan oleh Angkatan Udara Qatar," tulis Nikkei.
"Ini terjadi meski ada pernyataan baru-baru ini dari juru bicara Kemhan bahwa rencana tersebut, yang diumumkan pada Juni, akan ditunda karena 'kendala fiskal'," bunyi laporan itu lagi.
Nikkei juga menuliskan, Prabowo bersikap defensif ketika Anies dan Ganjar mempertanyakan kebijakan sang menhan soal rencana pembelian alutsista bekas itu.
Media negeri sakura itu dalam laporannya menyebutkan, Anies terus menyerang Prabowo atas kebijakan-kebijakannya yang lain. Dia menuduh Prabowo menguasai tanah seluas 3.400 km persegi, sementara lebih dari separuh parjurit Indonesia tidak memiliki tempat tinggal. Mantan menteri pendidikan itu juga mengkritik kebijakan “food estate” yang diterapkan oleh Jokowi yang berada di bawah pengawasan Prabowo, yang berupaya mengubah lahan gambut Kalimantan dan Sumatra menjadi perkebunan singkong dan sawah. Menurut Anies, kebijakan itu hanya menguntungkan kroni-kroni dan merusak lingkungan.