Media Pemerintah China Sebut Tragedi Tiananmen Tak Akan Terulang di Hong Kong

Anton Suhartono
Kendaraan tempur PAP China dikerahkan ke Shenzhen, perbatasan dengan Hong Kong (Foto: AFP)

BEIJING, iNews.id - Pemerintah China menggerakkan personel Kepolisian Bersenjata Rakyat (PAP) ke Shenzhen, perbatasan dengan Hong Kong, sejak akhir pekan lalu, di saat situasi di wilayah semiotonomi itu memanas.

Meski berdalih pengerahan pasukan ini hanya sekadar latihan, kecurigaan tetap muncul karena bersamaan dengan memanasnya krisis di Hong Kong. Terlebih lagi, Dubes China untuk Inggris, Liu Xiaming mengatakan, negaranya siap mengerahkan kekuatan jika kondisi di sana tak terkendali.

Namun media pemerintah China, Global Times, dalam editorial Jumat (16/8/2019), memastikan negara akan menggunakan cara lebih elegan untuk mengakhiri krisis ini.

Global Times menyebut, China tak akan mengulangi tragedi Lapangan Tiananmen di Hong Kong, merujuk para pembantaian demonstran prodemokrasi pada 4 Juni 1989.

"Insiden di Hong Kong tidak akan menjadi pengulangan peristiwa politik pada 4 Juni 1989. China jauh lebih kuat dan lebih dewasa, dan kemampuannya untuk mengelola situasi yang kompleks sudah sangat berkembang," bunyi tulisan, seperti dilaporkan kembali AFP.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Nasional
4 hari lalu

Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran

Internasional
11 hari lalu

China Bantah Kirim Senjata ke Iran untuk Perang Lawan AS-Israel

Internasional
16 hari lalu

Bos Perusahaan Bagikan Bonus Rp400 Miliar, Bantu Karyawan Bayar Cicilan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal