Medvedev Sebut Rusia sudah Bisa Gunakan Senjata Nuklir, tapi Masih Bersabar

Ahmad Islamy Jamil
Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia, Dmitry Medvedev. (Foto: EPA)

Pada Kamis (5/9/2024) pekan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pihaknya ingin merebut seluruh wilayah Donbas--yang meliputi Provinsi Donetsk dan Luhansk di Ukraina Timur. Putin pun mengklaim bahwa serangan balik Ukraina di Kursk justru telah mempermudah Rusia untuk mencapai tujuan tersebut.

Medvedev mengingatkan, kesabaran Rusia pun ada batasnya, yang pada akhirnya akan habis juga. "Tidak seorang pun membutuhkan konflik nuklir saat ini," tutur mantan presiden Rusia itu lagi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
18 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
22 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal