Trump melanjutkan, dia tidak mengungkapkan rencana politik AS terhadap Iran kepada sekutu-sekutu di Timur Tengah. Namun para pemimpin Arab telah memperingatkan Trump untuk tidak menggulingkan rezim Iran.
"Yah, kita tidak bisa memberi tahu mereka rencana (untuk Iran). Jika saya memberi tahu mereka, itu hampir sama buruknya dengan memberi tahu rencananya kepada Anda (Fox News), bahkan bisa lebih buruk," kata Trump, dalam sebuah wawancara dengan koresponden Jacqui Heinrich.
AS menyerang Iran pada 22 Juni 2025, 10 hari setelah pecahnya perang dengan Israel. Serangan tersebut berlangsung di tengah negosiasi nuklir dengan AS yang telah berlangsung empat putaran. Tak heran, Iran merasa dikhianati dan sejak itu menolak negosiasi lanjutan dengan AS, apalagi jika berlangsung di bawah tekanan.