Menang Banyak! Thailand dan Kamboja Cuma Kena Tarif 19% dari Trump

Anton Suhartono
Presiden AS Donald Trump mengenakan tarif masuk 19 persen kepada Thailand dan Kamboja, jauh di bawah angka awal (Foto: Thai PBS))

"Pertama-tama, saya ingin berterima kasih kepada Presiden Trump karena telah memberikan tarif yang kompetitif dibandingkan dengan negara-negara tetangga kami dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Trump atas intervensi mulianya untuk gencatan senjata dan perdamaian," kata Chanthol.

Jika AS mempertahankan tarif 49 atau 36 persen, lanjut dia, industri paling vital Kamboja akan runtuh. Dia merujuk pada sektor manufaktur garmen dan alas kaki, penggerak ekonomi terbesar negara berpenduduk 17,6 juta jiwa itu.

"Orang-orang akan pergi ke Indonesia, Vietnam, perbedaan 16 persen sangat besar. Kami bisa hidup dengan (selisih) 5 persen, berapa pun di sekitar itu. Kami sangat berterima kasih, karena telah melindungi industri kami dan para karyawan," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

RI Borong Migas dari AS Rp253 Triliun Setiap Tahun, Bagaimana Rencana Setop Impor Solar?

Nasional
6 jam lalu

Izin Tambang Freeport Diperpanjang 20 Tahun, RI Dapat 12 Persen Saham di 2041

Nasional
9 jam lalu

Prabowo Tertawa soal Trump Bilang Tak Ingin Melawannya: Bercanda Itu

Nasional
11 jam lalu

Tarif Resiprokal RI-AS 19 Persen Berlaku dalam 90 Hari, Ribuan Produk Jadi 0 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal