Menegangkan! Helikopter Militer Iran Tempel Kapal Induk AS di Teluk Oman

Ahmad Islamy Jamil
Kapal induk milik Angkatan Laut AS, USS Essex, saat mengarungi lautan pada 2010 lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Sebuah helikopter militer milik Angkatan Laut Iran mendekati kapal induk AS di Teluk Oman. Heli itu bahkan sempat mengitari kapal Amerika tersebut sebanyak tiga kali. 

“Sebuah helikopter Iran mendekati USS Essex di Teluk Oman. Dia (heli itu) beroperasi dengan cara yang tidak aman dan tidak profesional, terbang sekitar 25 yard (22,9 meter) dari sisi pelabuhan Essex. Pada satu titik, serendah sekitar 10 kaki (3 meter) dari permukaan laut,” ujar Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS (Pentagon), John Kirby, dikutip Alarabiyah pada Selasa (16/11/2021). 

“Dia mengitari kapal tiga kali... Awak Essex mengambil tindakan perlindungan yang tepat, dan mereka bertindak sesuai dengan hukum internasional. Pada akhirnya, tidak ada dampak pada perlintasan Essex ataupun operasi mereka,” katanya.

Menurut Kirby, aksi heli Iran yang terbang sangat dekat dengan kapal perang Amerika Serikat adalah tindakan yang tidak bijaksana. “Itu benar-benar harus ditanyakan kepada Teheran dan Angkatan Laut Iran (mengapa mereka bertindak seperti itu),” ucapnya.

Insiden antara AS dan Iran di kawasan Teluk sering terjadi selama beberapa tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Washington DC dan Teheran. Penguasa Iran menganggap kehadiran militer AS di Timur Tengah sebagai ancaman bagi keamanan Iran.

Insiden militer di Teluk Oman kali ini terjadi dua pekan sebelum Iran dan Barat dijadwalkan untuk melanjutkan negosiasi dalam upaya menghidupkan kembali Kesepakatan Nuklir 2015 yang ditinggalkan AS pada 2018. Menurut rencana, perundingan lanjutan tersebut akan digelar di Wina, Austria, akhir bulan ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
12 jam lalu

Menhan AS Pete Hegseth Tawarkan Kerja Sama Pertahanan Ambisius ke ASEAN

17 jam lalu

TNI Kumpulkan Atase Militer Negara Sahabat di Bandung, Perkuat Diplomasi Pertahanan

22 jam lalu

Trump Ingin Venezuela Jadi Negara Bagian AS: Tak Perlu Presiden Lagi, Cukup Gubernur

23 jam lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal