Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran Buka Layanan Aduan Beras SPHP, Lapor Penyelewengan di Nomor Ini
Advertisement . Scroll to see content

Dirut Bulog Ungkap Modus Pengemasan Ulang Beras SPHP di Jaktim, Pelaku Ditangkap

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:48:00 WIB
Dirut Bulog Ungkap Modus Pengemasan Ulang Beras SPHP di Jaktim, Pelaku Ditangkap
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani. (Foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Perum Bulog bersama kepolisian mengungkap dugaan pengemasan ulang (repacking) beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi kemasan 50 kilogram (kg) di kawasan Matraman, Jakarta Timur. Terduga pelaku berinisial RH diketahui merupakan wiraswasta yang terdaftar sebagai pemilik Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi mengenai dugaan pengemasan ulang beras SPHP. Menindaklanjuti informasi tersebut, Bulog berkoordinasi dengan kepolisian dan menelusuri lokasi serta pihak yang diduga terlibat.

Rizal menjelaskan, penelusuran dilakukan dengan melacak nomor polisi truk yang digunakan untuk mengangkut beras tersebut. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti melalui penelusuran data di kantor Bulog DKI Jakarta.

"Jadi setelah mendapatkan informasi dari Pak Kapolres, kami langsung ke TKP mendalami siapa oknumnya dan lain sebagainya, sampai kami mendapatkan nomor plat mobil truk yang membawa beras tersebut. Nah, dengan data nomor plat mobil truk tersebut, kami telusuri ke kantor Bulog DKI," ucap Rizal dalam konferensi pers, Kamis (29/10/2026).

Dari hasil penelusuran, Bulog menemukan rekaman kamera CCTV serta dokumen surat jalan yang mencatat aktivitas keluar masuk beras. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan informasi pemasaran internal Bulog.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut