Mengapa Thomas Crooks Ingin Membunuh Donald Trump?

Anton Suhartono
Biro Penyelidikan Federal (FBI) masih berusaha mengungkap motif penembakan mantan Presiden AS Donald Trump oleh Thomas Matthew Crooks (Foto: Reuters)

BETHEL PARK, iNews.id - Biro Penyelidikan Federal (FBI) masih berusaha mengungkap motif penembakan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Sejauh ini tak ditemukan jejak ditinggalkan pelaku, Thomas Matthew Crooks (20), yang mengarah pada motif penembakan.

Para agen telah menggeledah rumah orang tua Crooks serta membongkar akun media sosialnya, namun masih nihil. Hasil penyelidikan awal terhadap Crooks tak menemukan jejak pria itu sebagai pelaku kejahatan terlatih. Dia hanya seorang pemuda biasa yang baru bekerja sebagai asisten di panti jompo.

Crooks lulus SMA pada 2022 dengan reputasi sebagai siswa yang cerdas namun pendiam. Bahkan wali kelasnya menggambarkan Crooks sebagai siswa dihormati serta tidak pernah berpolitik. Ayahnya seorang anggota Partai Republik dan ibunya Partai Demokrat.

Salah seorang teman sekelas yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, Crooks memiliki minat pada komputer dan game.

"Dia sangat pintar. Itulah yang membuat saya kesal, dia seperti anak yang sangat, sangat pintar. Sepertinya dia unggul," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump: Iran Tak Akan Diberi Kesempatan Miliki Senjata Nuklir

11 jam lalu

Macron Sindir Trump soal Gaza di Sidang Umum PBB: Ada yang Bilang Perdamaian Telah Dicapai

12 jam lalu

Ini Isi Pidato Trump di Sidang Umum PBB yang Bikin Delegasi Kuba Walk out

13 jam lalu

Delegasi Kuba Walk out saat Trump Pidato di Sidang Umum PBB, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal