Mengapa Turki Belum Diterima Jadi Anggota Uni Eropa?

Ajeng Wirachmi
Turki tak menyerah untuk bergabung Uni Eropa (Foto: Reuters)

Dialog antara Turki dan UE nyatanya tidak berjalan mulus. Berdasarkan pengamatan, hal tersebut terjadi karena banyak anggota UE, terutama Prancis dan Jerman, tidak menyetujui bergabungnya Turki. Sentimen negara-negara tersebut berimbas pada putusan UE, sehingga tidak memproses lebih lanjut keanggotaan penuh Turki. 

Dari perspektif Turki, tidak diterima keanggotaan mereka dalam UE terjadi karena banyak faktor, salah satunya nasionalisme. Berdasarkan data yang dikumpulkan, nasionalisme masyarakat Turki yang tinggi membuat sentimen terhadap UE meningkat. Apalagi, banyak masyarakat Turki beranggapan bahwa UE lemah dan berada di ambang kehancuran.

Diketahui, warga Turki sangat bangga dengan warisan negaranya yang sudah berusia ratusan tahun. Jika bergabung dengan UE, ada banyak kompromi dan diskusi yang harus dilakukan mengenai banyak lini. 

Anggapan lain yang beredar, negara-negara anggota UE mempunyai kekuatan militer, ekonomi, dan demografi yang di bawah Turki. Oleh karena itu, masyarakat Turki yakin mereka bisa lebih berkembang dan maju tanpa harus bergabung dengan UE. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Tarif 100 Persen untuk Negara Eropa yang Pajaki Raksasa Teknologi AS

57 tahun lalu

Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal