Mengapa Turki Belum Diterima Jadi Anggota Uni Eropa?

Ajeng Wirachmi
Turki tak menyerah untuk bergabung Uni Eropa (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Presiden TurkiRecep Tayyip Erdogan mengangkat kembali upaya negaranya untuk bergabung dengan Uni Eropa di pertemuan NATO pekan ini. Restu Turki kepada Swedia untuk menjadi anggota NATO menjadi alat agar negara itu bisa diterima juga di Uni Eropa.

Uni Eropa (UE) merupakan organisasi antarpemerintahan supranasional yang saat ini memiliki 27 anggota. 

Berdiri pada 1957, UE hanya memiliki enam anggota, yakni Belgia, Jerman, Prancis, Italia, Luksemburg, dan Belanda. Sementara itu, negara-negara lain menyusul masuk beberapa tahun kemudian.

2004 merupakan tahun penting bagi UE, sebab bergabung 10 negara baru, yakni Republik Ceko, Estonia, Siprus, Latvia, Lituania, Hongaria, Malta, Polandia, Slovakia, dan Slovenia. Dengan jumlah itu, UE mengalami pembesaran signifikan dalam hal jumlah negara. 

Negara yang ingin bergabung dengan UE harus mengajukan permohonan dan memenuhi persyaratan keanggotan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kapal Feri Bawa 270 Orang Terbalik di Laut Siprus, 8 Orang Tewas 22 Hilang  

8 hari lalu

Bangladesh Pertimbangkan Gabung Pakta Pertahanan Makkah

9 hari lalu

Iran Tepis Diajak Gabung Pakta Pertahanan Makkah, Ini Faktanya

9 hari lalu

Nah, Dubes AS di Turki Dipanggil Pulang gara-gara Lawan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal