Mengapa Ukraina Pilih Rudal Patriot AS Cegat Rudal Ganas Rusia?

Anton Suhartono
Ukraina sejak lama mendesak negara sekutu-sekutu Barat mengirim rudal sistem pertahanan Patriot untuk menangkis serangan udara Rusia (Foto: AP)

Sebenarnya Ukraina sudah menggunakan sistem pertahanan udara ini sebelum Trump mengumumkannya. Presiden AS sebelumnya Joe Biden lebih dulu mengirim Patriot, namun Trump yang baru menjabat pada Januari lalu sempat menghentikannya.

Patriot sebenarnya tidak dirancang untuk mencegat rudal hipersonik Rusia. Setidaknya Raytheon belum mengonfirmasi apakah rudal tersebut mampu melakukannya. Namun pada Mei 2023, AS mengklaim Ukraina menggunakannya untuk menembak jatuh rudal hipersnik Kinzhal Rusia.

Raytheon, dalam keterangan di situs web resmi, mengklaim sejak Januari 2015, Patriot telah mencegat lebih dari 150 rudal balistik dalam berbagai operasi tempur.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Klaim Volume Minyak Lintasi Selat Hormuz kini Nyaris Samai Level Sebelum Perang

11 jam lalu

Trump Klaim Ambil Alih Selat Hormuz: Kondisinya Sangat Baik!

12 jam lalu

Tak Beri Ampun! Iran Gempur Pangkalan Militer AS Lagi, di Kuwait dan Uni Emirat Arab

13 jam lalu

Prabowo Dapat 8 Kali Tepuk Tangan saat Pidato di Rusia, Ini Momen-momennya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal