Menhan AS Bantah Nyaris Kehabisan Rudal untuk Tangkis Serangan Iran

Anton Suhartono
Menhan AS Pete Hegseth membantah laporan media massa bahwa persediaan amunisi AS terkuras signifikan akibat perang melawan Iran (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth membantah laporan media massa bahwa persediaan amunisi terkuras signifikan akibat perang melawan Iran. Dia mengeklaim persediaan rudal sistem pertahanan tak berada pada level yang mengkhawatirkan,

Dalam posting-an di media sosial X, Hegseth mengatakan pemberitaan tersebut tidak benar, bahkan menyebutnya sebagai berita palsu.

"Berita itu tidak benar...," tulisanya.

Sebelumnya, CNN, mengutip keterangan para komandan senior militer memperingatkan, AS telah menggunakan hampir 80 persen rudal pencegat THAAD. Perang melawan Iran menguras paling banyak persediaan rudal sistem pertahanan AS.

Para komandan senior juga menyebut stok amunisi Departemen Pertahanan berada pada level sangat rendah dan berbahaya.

Disebutkan, stok sistem pertahanan udara utama AS menipis secara signifikan selama perang melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Trump Klaim AS kini Produsen Minyak Terbesar di Dunia

2 jam lalu

Iran Kirim Ratusan Personel Garda Revolusi ke Yaman, Segera Blokade Selat Bab Al Mandab?

2 jam lalu

Jelang Pemilu Paruh Waktu AS, Trump Tak Tidur

3 jam lalu

Kapan Perang AS Vs Iran Berakhir? Ini Jawaban Terbaru Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal