Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Ini Genap Sepekan Gunung Anak Krakatau Erupsi, Apa Saja yang Sudah Terjadi?
Advertisement . Scroll to see content

Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?

Jumat, 11 September 2026 - 10:50:00 WIB
Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Partikel Abu Vulkanik Masih Ada di Udara?
Gunung Anak Krakatau. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sepekan setelah erupsi besar Gunung Anak Krakatau pada 4 September 2026, masyarakat mungkin mulai bertanya-tanya apakah abu vulkanik benar-benar sudah hilang dari udara.

Pertanyaan ini penting karena abu vulkanik tidak selalu terlihat secara kasatmata. Meski langit sudah kembali tampak normal dan aktivitas penerbangan berangsur pulih, partikel berukuran sangat kecil masih dapat terdeteksi di udara.

Hal tersebut terungkap dari pemantauan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pada 8-9 September 2026. Pengukuran kualitas udara menggunakan particulate counter masih menemukan konsentrasi PM2,5 di atas batas aman di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Lantas, apakah PM2,5 tersebut masih merupakan abu vulkanik Anak Krakatau?

Abu Vulkanik Tidak Selalu Terlihat oleh Mata

Secara sederhana, abu vulkanik bukan hanya debu kasar yang dapat dilihat menempel di kendaraan, atap rumah atau jalan.

Material erupsi terdiri dari partikel dengan ukuran yang berbeda-beda. Sebagian berukuran relatif besar, sehingga lebih cepat mengendap di permukaan. Namun, sebagian lainnya sangat halus sehingga dapat bertahan di atmosfer dan terbawa oleh angin.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut