Menlu AS Pompeo Bela Mesut Ozil soal Cuitan Muslim Uighur

Anton Suhartono
Mike Pompeo (Foto: AFP)

Sebelumnya pemerintah Inggris juga mempertanyakan sikap China terhadap klub Arsenal. Disebutkan, pemerintah tetap menghargai kebebasan berbicara dan berekspresi serta mengajak China untuk melakukan hal serupa.

"Kami memiliki keprihatinan serius tentang situasi HAM di Xinjiang dan telah mengangkat isu ini secara rutin kepada Pemerintah China dan di PBB," kata seorang juru bicara pemerintah.

Dalam cuitannya pada Jumat pekan lalu, Ozil mengecam kekerasan terhadap minoritas muslim di Xinjiang. Dia juga menyebut negara-negara muslim gagal menyatukan pandangan bahwa apa yang terjadi di Xinjiang merupakan pelanggaran.

"Alquran dibakar, masjid-masjid ditutup, sekolah-sekolah muslim dilarang, cendekiawan dibunuh satu per satu, banyak saudara dikirim ke kamp-kamp," kata Ozil, dalam bahasa Turki.

"Masyarakat muslim diam. Suara mereka tidak terdengar," kata dia, melanjutkan, dengan latar belakang bendera 'Turkestan Timur', istilah yang digunakan etnis Uighur untuk menggambarkan kemerdekaan Xinjiang.

Sementara itu Arsenal mengunggah pernyataan di Weibo bahwa apa yang disampaikan Ozil merupakan pendapat pribadi. Klub menegaskan tidak akan terlibat dalam urusan politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Soccer
2 jam lalu

Arsenal Bidik Titisan Gareth Bale, Satu Pemain Siap-Siap Jadi Tumbal

Internasional
22 jam lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
10 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Soccer
22 jam lalu

Arsenal Buka Pembicaraan untuk Rekrut Bek Seharga Rp1,16 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal