Menlu Iran kepada Trump: Hormati Tanda Tangan Anda!

Anton Suhartono
Abbas Araghchi melontarkan pesan keras kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump (Foto: ISNA)

TEHERAN, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) IranAbbas Araghchi melontarkan pesan keras kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Araghchi meminta Trump menghormati tanda tangannya dalam nota kesepahaman (MoU) gencatan senjata dengan tidak lagi mengedepankan ancaman terhadap Iran.

Menurut Araghchi, Iran tidak akan memulai negosiasi lanjutan dengan AS apabila Washington masih menggunakan pendekatan ancaman. Dia mengutip Paragraf 13 MoU Islamabad yang ditandatangani Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 17 Juni lalu.

"Paragraf 13 dari MoU jelas, negosiasi untuk mencapai kesepakatan akhir tidak akan dimulai jika ancaman terus berlanjut. Hormati tanda tangan Anda!" tulis Araghchi, di media sosial X, dikutip Selasa (7/7/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan sikap Teheran di tengah rencana dimulainya negosiasi lanjutan untuk mencapai kesepakatan damai final. Berdasarkan MoU yang terdiri atas 14 poin, kedua negara dijadwalkan melanjutkan perundingan selama 60 hari sejak penandatanganan kesepakatan.

Dalam perundingan lanjutan itu, Iran dan AS akan membahas sejumlah isu sensitif yang belum disepakati dalam MoU, termasuk masa depan program nuklir Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 jam lalu

Pertama Kali, AS Akan Siarkan Langsung Eksekusi Mati dengan Regu Tembak

23 jam lalu

Wabah Pes di Rusia akibat Senjata Biologi? Ini Komentar Trump

10 jam lalu

Presiden Pezeshkian Jelaskan ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

24 jam lalu

81 Pesawat Militer AS Rusak dan Hancur Selama Perang Melawan Iran, Ini Daftarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal