Menlu Israel Sebut Operasi Darat di Rafah Bisa Dihentikan asal Tawanan Dibebaskan

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz. (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.idIsrael bisa menghentikan rencana serangan daratnya ke Kota Rafah di Jalur Gaza Selatan, jika ada kesepakatan untuk menjamin pembebasan para tawanan Israel yang ditahan oleh Hamas. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, akhir pekan ini.

Komentar diplomat Yahudi itu muncul ketika para mediator internasional terus mendorong kesepakatan untuk mencapai gencatan senjata antara Hamas dan Tel Aviv. Enam bulan sudah pertempuran dahsyat mencabik-cabik Gaza, namun Israel belum juga berhasil membebaskan para tawanan yang tersisa yang disandera Hamas sejak 7 Oktober.

“Pembebasan para sandera adalah prioritas utama kami,” kata Katz saat wawancara dengan televisi lokal Channel 12, Sabtu (27/4/2024).

Ketika ditanya apakah hal tersebut juga termasuk menghentikan rencana operasi darat untuk melenyapkan para pejuang Hamas di Kota Rafah, Katz membenarkannya. “Ya. Jika ada kesepakatan, kami akan menghentikan operasi tersebut,” ucapnya.

Meskipun Katz adalah anggota kabinet keamanan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dia bukanlah anggota kabinet perang Israel yang hanya berupa forum kecil dan bertugas mengawasi serangan-serangan zionis di Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 jam lalu

DPR AS Sahkan UU Hentikan Bantuan Dana untuk Kampus yang Boikot Israel

9 jam lalu

Israel Bakal Usir 1,86 Juta Warga Gaza dalam 7 Tahun

13 jam lalu

Israel Ingin Usir Seluruh Warga Gaza, Menhan Katz: Tak Ada Solusi Lain

22 jam lalu

Netanyahu Diam-Diam Masuki Gaza, Bersumpah Tak Akan Tarik Pasukan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal