Menlu Jerman Kritik Pengusiran Dubesnya dari Venezuela

Nathania Riris Michico
Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas. (FOTO: Tobias Schwarz/AFP)

"Venezuela adalah negara bebas dan merdeka. Karena itu tindakan para wakil-wakil diplomatik, yang merupakan tindakan mencampuri urusan dalam negeri bangsa dan negara, tidak diizinkan," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Venezuela.

Kriener lalu dinyatakan sebagai "persona non grata" pada Rabu (6/3) dan diminta meninggalkan negara itu dalam waktu 48 jam. Menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Jerman, saat ini hanya Kriener yang menerima konsekuensi itu.

Juan Guaido yang mendeklarasikan diri sebagai presiden sementara Venezuela yang diakui lebih 40 negara termasuk Jerman, membela kehadiran Daniel Kriener di bandara.

"Dubes Jerman di Venezuela akan mendapat dukungan penuh dan penghargaan kami," cuit Twitter.

"Kami menjadi saksi, bahwa dia (dubes Jerman) terpanggil mendukung demokrasi, menghormati konstitusi, dan menunjukkan solidaritas dengan rakyat Venzuela."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 jam lalu

Tabrakkan Mobil ke Parade LGBT di Berlin Jerman, Pelaku Ditembak Mati

17 hari lalu

Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan

18 hari lalu

Jerman Terpanggang, Gelombang Panas Tewaskan 5.120 Orang

20 hari lalu

Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 3.500 Orang, 30.000 Lebih Masih Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal