Menlu Pemerintahan Junta Militer Myanmar Berkunjung ke Thailand, Ada Apa?

Anton Suhartono
Menlu Myanmar hasil kudeta Wunna Maung Lwin dilaporkan berkunjung ke Thailand hari ini (Foto: Reuters)

Partai berkuasa Myanmar Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) memenangkan pemilu pada 8 November 2020, namun partai oposisi serta militer menuduh adanya kecurangan. Komisi pemilihan menepis adanya kecurangan masif yang bisa memengaruhi hasil suara.

Militer lalu menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu dengan dalih pemerintah menolak menyelidiki tuduhan kecurangan.

Setelah mengambil alih kekuasaan, pemerintahan junta berjanji segera menyerahkan kepemimpinan kepada pemenang pemilu mendatang. Namun para pendukung Suu Kyi menolak adanya pemilu yang baru.

Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah, Selasa, menepis Indonesia mengharapkan adanya pemilu baru di Myanmar.

“Saya membantah adanya plan of action (rencana aksi). Itu sama sekali bukanlah posisi Indonesia,” kata Faizasyah. 

Dia menegaskan, Menlu Retno masih melakukan konsultasi dan mengumpulkan pandangan dari negara-negara ASEAN sebelum pelaksanaan pertemuan khusus membahas krisis politik di Myanmar. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Panas Lagi! Pasukan Kamboja Tembakkan Granat ke Thailand

Nasional
2 hari lalu

Iuran Dewan Perdamaian Bentukan Trump Rp16,9 Triliun, Menlu: Bisa Diangsur

Nasional
2 hari lalu

Eks Menlu Alwi Shihab Tegaskan Two State Solution Harga Mati bagi Palestina

Nasional
2 hari lalu

Prabowo Kumpulkan Eks Menlu hingga Akademisi, Sugiono: Tak Ada Pro dan Kontra

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal