Menlu Prancis Sebut Israel Negara Apartheid, PM Netanyahu Geram

Umaya Khusniah
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

Sejak 13 April, bentrokan meletus di seluruh wilayah pendudukan. Ini dipicu serangan Israel dan pembatasan terhadap warga Palestina di Yerusalem Timur, Masjid Al-Aqsa dan keputusan pengadilan Israel untuk mengusir 12 keluarga Palestina dari rumah mereka demi pemukim Israel.

Ketegangan berpindah ke Gaza pada 10 Mei, yang mengarah ke konfrontasi militer antara pasukan Israel dan kelompok perlawanan Palestina. Pesawat tempur Israel menyebabkan skala kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayah pendudukan.

Pejabat kesehatan Palestina menyatakan, setidaknya 284 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita. Sementara lebih dari 1.900 lainnya terluka dalam serangan Israel di Gaza dan Tepi Barat.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
21 jam lalu

Para Perwira Israel Sudah Cepek dengan Netanyahu, Tak Mau Perang Baru Lagi

22 jam lalu

Horor! Gelombang Panas di Eropa Renggut 30.000 Nyawa Lebih

22 jam lalu

Para Jenderal Israel Tuduh Netanyahu Ingin Serang Gaza Lagi untuk Cari Alasan Tunda Pemilu

1 hari lalu

Netanyahu Ingin Seret Israel Perang Lawan Turki demi Menangkan Pemilu?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal