Menlu Rusia dan AS Berbicara untuk Pertama Kali sejak Perang Ukraina, Ini yang Dibahas

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (kanan) berbicara dengah Antony Blinken melalui telepon, komunikasi pertama kedua diplomat top sejak perang Ukraina (Foto: Reuters)

Laporan CNN mengungkap, keduanya akan ditukar dengan Viktor Bout, seorang pedagang senjata Rusia. Dia dijatuhi hukuman 25 tahun penjara oleh Pengadilan Federal Manhattan pada 2012 atas tuduhan memberi bantuan kepada organisasi yang dimasikkan AS dalam daftar teroris. Selain itu Bout dituduh berkonspirasi membunuh warga AS.
'
Sejauh ini Rusia belum menyetujui permintaan AS itu. Sebaliknya, Lavrov mendesak AS untuk mau kembali berdialog secara profesional dalam bentuk diplomasi tersembunyi dan tak berspekulasi apa pun.

Selain itu keduanya membahas soal pengiriman senjata terus menerus ke Ukraina. Menurut Lavrov, pengiriman senjata itu hanya akan memperpanjang konflik yang dampaknya menambah penderitaan bagi warga sipil.

Lavrov menegaskan, pasukan Rusia yang berperang di Ukraina mematuhi norma-norma hukum internasional. Dua juga menegaskan, Rusia melakukan berbagai upaya untuk membantu penduduk Ukraina di wilayah yang sudah dikuasai agar bisa kembali ke kehidupan normal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 jam lalu

Menlu Sugiono Bertemu Menteri Palestina, Tegaskan RI bakal Terus Kirim Bantuan ke Gaza

5 jam lalu

Panas! Rusia dan Ukraina Saling Serang, 15 Orang Tewas dalam Sehari

21 jam lalu

Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!

9 jam lalu

Trump Ingin Ngerem Perang Iran Jelang Pemilu Paruh Waktu AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal