Menlu Rusia Kritik Habis-habisan AS Cs di Forum PBB: Ingkar Janji!

Anton Suhartono
Sergei Lavrov mengkritik keras Amerika Serikat dan sekutunya saat berpidato pada Sidang Majelis Umum PBB (Foto: AP)

NEW YORK, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RusiaSergei Lavrov mengkritik keras dunia Barat atas peran mereka belakangan ini. Dalam pidato pada Sidang Majelis Umum PBB, di Markas Besar PBB, New York, Sabtu (24/9/2023), Lavrov mengatakan tatanan dunia baru akan lahir melalui perjuangan kelompok minoritas neokolonial serta mayoritas global guna mengakhiri dominasi Barat.

Menurut Lavrov, kekuasaan mulai lepas dari tangan rezim lama didominasi Amerika Serikat yang telah lama menolak prinsip kesetaraan.

"(Amerika dan Eropa) Membuat berbagai macam janji dan kemudian tidak memenuhinya," katanya.

Mengutip pernyataan Presiden Vladimir Putin, Lavrov menyebut negara Barat sebagai kerajaan pembohong. Dia mencontohkan perang melawan Nazi pada masa Perang Dunia II. Saat itu Uni Soviet ikut pasukan sekutu memerangi Nazi. Namun kini AS dan sekutunya justru merencanakan serangan terhadap Rusia.

Lavrov melanjutkan, setelah Perang Dunia II dengan kekalahan Nazi, para pemimpin Soviet dan Rusia mendapat jaminan konkret bahwa Barat tak akan memperluas aliansi militer NATO ke timur. Namun ternyata janji itu hanya tipuan belaka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Putin: Ukraina Minta Serangan ke Wilayah Lebih Dalam Dihentikan

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal