Menlu Rusia: Operasi Militer ke Ukraina untuk Mengakhiri Dominasi AS di Panggung Dunia

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (Foto: Reuters)

“Ketika seorang kepala diplomatik mengatakan konflik tertentu hanya dapat diselesaikan melalui aksi militer. Iya, itu pasti pernyataan pribadi. Dia salah bicara atau berbicara tanpa berpikir, membuat pernyataan yang tidak diinginkan oleh siapa pun. Itu komentar yang keterlaluan,” tuturnya.

Menurut dia, peran Uni Eropa telah bergeser terkait krisis keamanan Ukraina. Sebelumnya Uni Eropa tidak memosisikan diri sebagai organisasi militer dan berjuang secara bersama-sama melawan ancaman yang diciptakan.

Lavrov menilai, perubahan itu merupakan buah dari tekanan yang diberikan AS kepada para anggota Uni Eropa sehingga mendorong mereka lebih dekat ke NATO.

Padahal, kata Lavrov, Rusia ingin krisis Ukraina diselasaikan di meja perundingan. Rusia tetap pada tuntutannya yakni Ukraina harus menyatakan diri sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung ke NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden

Internasional
1 hari lalu

Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Internasional
1 hari lalu

Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Internasional
2 hari lalu

Wah, Trump Batalkan Seluruh Instruksi Presiden Era Joe Biden yang Diteken Pakai Autopen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal