Menlu Rusia: Operasi Militer ke Ukraina untuk Mengakhiri Dominasi AS di Panggung Dunia

Anton Suhartono
Sergei Lavrov (Foto: Reuters)

“Ketika seorang kepala diplomatik mengatakan konflik tertentu hanya dapat diselesaikan melalui aksi militer. Iya, itu pasti pernyataan pribadi. Dia salah bicara atau berbicara tanpa berpikir, membuat pernyataan yang tidak diinginkan oleh siapa pun. Itu komentar yang keterlaluan,” tuturnya.

Menurut dia, peran Uni Eropa telah bergeser terkait krisis keamanan Ukraina. Sebelumnya Uni Eropa tidak memosisikan diri sebagai organisasi militer dan berjuang secara bersama-sama melawan ancaman yang diciptakan.

Lavrov menilai, perubahan itu merupakan buah dari tekanan yang diberikan AS kepada para anggota Uni Eropa sehingga mendorong mereka lebih dekat ke NATO.

Padahal, kata Lavrov, Rusia ingin krisis Ukraina diselasaikan di meja perundingan. Rusia tetap pada tuntutannya yakni Ukraina harus menyatakan diri sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung ke NATO.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Kapal Induk AS USS Gerald Ford Terbakar saat Jalankan Misi Serang Iran

Internasional
1 hari lalu

Dampak Serang Iran, AS Terpaksa Lepas Stok Minyak 172 Juta Barel

Internasional
19 jam lalu

Ini Alasan Rusia-China 'Tak Dukung' Iran saat Voting Resolusi DK PBB soal Serang Negara Teluk

Internasional
1 hari lalu

Dewan Keamanan PBB Sahkan Resolusi Kecam Serangan Iran ke Negara Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal