Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

Anton Suhartono
Menlu Rusia Sergei Lavrov menuduh Ukraina mulai kehilangan akal dalam merekrut tentara untuk berperang, yakni akan meluas ke kalangan perempuan (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RusiaSergei Lavrov menuduh Ukraina mulai kehilangan akal dalam merekrut tentara untuk berperang. Dia menyebut perekrutan akan meluas ke kalangan perempuan. 

Menurut Lavrov, sebelum itu terlaksana, wajib militer atau perekrutan paksa sudah sampai ke kalangan laki-laki yang sangat muda, bahkan mereka yang menjelang lanjut usia.

"Anda secara rutin bisa melihat rekaman menunjukkan tindakan yang disebut 'pemburu laki-laki'. Mereka mengumpulkan laki-laki muda, bahkan mereka yang tidak muda, di jalan-jalan Kiev dan kota Ukraina lainnya," kata Lavrov, seperti dikutip dari Sputnik, Senin (22/9/2026).

Dia menambahkan, siapa saja yang masuk dalam kriteria diseret ke dalam mobil untuk dikirim ke garis depan, tanpa surat panggilan wajib militer atau mobilisasi resmi. 

"Saya tidak ragu, hal tersebut segera meluas ke perempuan juga," ujarnya.

Militer Ukraina menghadapi kekurangan personel yang parah. Petugas perekrutan militer tak segan-segan menjaring laki-laki secara acak. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

14 jam lalu

Rusia Siap Tingkatkan Serangan ke Ukraina usai Moskow Dihantam Ribuan Drone

4 hari lalu

Ini Isi RUU Sanksi untuk Rusia yang Disahkan DPR AS, Bisa Incar Negara Lain

5 hari lalu

DPR AS Sahkan RUU Sanksi Baru untuk Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal