Menlu Saudi: Pemulihan Hubungan dengan Iran Tak Berarti Semua Perselisihan Selesai

Anton Suhartono
Faisal bin Farhan (Foto: Reuters)

“Kami telah berulang kali menyerukan agar wilayah Teluk dan Timur Tengah bebas dari senjata pemusnah massal. Kami meminta Iran untuk berkomitmen pada janji nuklir dan mengintensifkan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional. Kami akan terus bekerja sama dengan sekutu dan mitra untuk memastikan hal itu,” katanya.

Iran meningkatkan kemampuan nuklirnya setelah Amerika Serikat (AS), di bawah pemerintahan Presiden Donald Trump, menarik diri dari Kesepakatan Rencana Aksi Bersama (JCPOA) pada 2018. Kesepakatan yang juga diteken China, Rusia, Inggris, Jerman, dan Prancis itu mengharuskan Iran untuk membatasi program nukirnya dengan imbalan pencabutan sanksi.

Setelah menarik diri dari JCPOA, AS kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap Iran.

Pemerintahan Presiden Joe Biden berupaya membawa kembali AS dan Iran ke kesepakatan tersebut. Namun pertemuan yang digelar beberapa kali belum mencapai kata sepakat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Korban di Iran Tembus 1.255 Tewas dalam 9 Hari Perang Lawan AS-Israel, 12.000 Luka

Buletin
7 jam lalu

Harga Minyak Dunia Meroket, Tembus 100 Dolar AS per Barel!

Nasional
10 jam lalu

Perang Iran vs AS-Israel Memanas, PDIP Terbitkan Instruksi Waspadai Lonjakan Harga BBM

Internasional
10 jam lalu

Video Buktikan Rudal Tomahawk AS Hantam Sekolah di Iran, Tepis Pernyataan Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal