Menlu Thailand Mengaku Sudah Bertemu Mantan Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi

Anton Suhartono
Don Pramudwinai mengaku sudah bertemu mantan pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi (Foto: Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Thailand Don Pramudwinai mengaku telah bertemu mantan pemimpin sipil Myanmar Aung San Suu Kyi. Pengadilan di bawah pemerintahan junta militer Myanmar menjatuhkan hukuman penjara 33 tahun terhadap Suu Kyi atas beberapa dakwaan pasca-kudeta pada Februari 2021.

Suu Kyi didakwa dengan belasan tuduhan, mulai dari penghasutan dan kecurangan pemilu, korupsi, hingga melanggar undang-undang rahasia negara. Perempuan 78 tahun tersebut membantah semua tuduhan itu dan sedang dalam proses pengajuan banding.

Don tidak menyebutkan kapan pertemuan dengan Suu Kyi berlangsung. Namun menurut dia, Suu Kyi dalam kondisi sehat dalam penahanan di penjara Ibu Kota Naypyidaw. Otoritas Myanmar melarang kunjungan oleh siapa pun, termasuk anggota keluarga dan tim pengacara Suu Kyi.

Pertemuan Don dengan Suu Kyi itu di luar agenda ASEAN. Thailand bulan lalu berinisiatif mengumpulkan para menlu ASEAN di luar agenda resmi untuk membahas konflik Myanmar. Namun sebagian besar negara ASEAN menolak hadir, apalagi Thailand juga mengundang perwakilan pemerintah Myanmar. Indonesia, selaku pemimpin ASEAN tahun ini, menilai undangan terhadap menlu Myanmar sama saja mengakui pemerintahan junta. 

Namun Don menegaskan, pertemuannya dengan Suu Kyi sejalan dengan rencana perdamaian yang digagas ASEAN.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Tegas! Prabowo Siap Angkat Kaki dari BoP jika Tak Untungkan Palestina dan Indonesia

Nasional
7 hari lalu

Prabowo Tegaskan Indonesia Berdiri di Atas Kaki Sendiri, Tak Gabung Aliansi Militer

Nasional
7 hari lalu

Kemenhaj Ungkap 25.922 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Indonesia usai Perang AS-Israel Vs Iran

Nasional
9 hari lalu

Bahlil Lapor ke Prabowo, 2 Kargo Minyak Mentah dari Singapura Sempat Batal Dikirim ke RI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal