Menteri Kabinet Perang Israel Benny Gantz Akan Mundur, Netanyahu Makin Tertekan Hadapi Perang

Anton Suhartono
Benny Gantz akan mundur dari pemerintahan PM Benjamin Netanyahu (Foto: Reuters)

Setelah Gantz mundur, Netanyahu lebih bergantung pada dukungan partai-partai ultra-nasionalis. Masalahnya para pemimpin kelompok ultra-nasionalis sudah membuat marah Amerika Serikat (AS), bahkan sebelum sejak sebelum perang. Apalagi mereka menyerukan pendudukan penuh Israel atas Gaza, rencana yang ditentang keras sekutu-sekutu Israel serta negara Arab.

Kondisi tersebut kemungkinan akan meningkatkan ketegangan yang sudah terlihat dalam hubungan dengan AS dan mengintensifkan tekanan publik di dalam negeri.

Jajak pendapat menunjukkan, mantan menteri pertahanan itu tetap menjadi pesaing kuat bagi Netanyahu dalam pemilu mendatang.

Dia bergabung dengan pemerintahan persatuan setelah perang 7 Oktober. Saat itu Gantz mengesampingkan perselisihan politik demi kepentingan nasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal