Menteri Kehakiman Jepang Mundur gegara Pernyataan soal Hukuman Mati

Anton Suhartono
Yasuhiro Hanashi (Foto: AP)

TOKYO, iNews.id - Menteri KehakimanJepang Yasuhiro Hanashi mengundurkan diri, Jumat (11/11/2022), karena pernyataannya terkait hukuman mati. Salah satu yang dia sampaikan adalah meneken dokumen eksekusi mati merupakan aktivitas membosankan.

Dia menjadi menteri kedua yang mundur di kabinet Perdana Menteri Fumio Kishida dalam sebulan terakhir.

Pria yang baru menjabat pada Agustus itu juga mengatakan jabatan menteri kehakiman merupakan posisi rendah. Menteri kehakiman baru akan masuk dalam berita utama pada siang hanya jika pagi harinya menandatangani dokumen eksekusi mati.

Selain itu Hanashi mengatakan menjadi menteri kehakiman tidak bisa menghasilkan banyak uang untuk mendapatkan suara dalam pemilu.

Pernyataan Hanashi mendapat kecaman luas setelah media massa memberitakan pernyatannya pekan ini.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
9 jam lalu

Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Dijatuhi Hukuman Mati

3 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

6 hari lalu

Heboh Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Disebut Buatan Manusia, Mungkinkah?

6 hari lalu

Yusril soal Usulan Hukuman Mati Koruptor: Hakim Tak Boleh Memvonis atas Dasar Kemarahan

7 hari lalu

Jepang Geger! Gempa Dahsyat M7,1 Tewaskan Puluhan Orang Disebut Buatan Manusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal