Menteri Radikal Israel Desak Netanyahu Tangkap dan Bunuh 200 Anggota Hamas

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menangkap dan membunuh 200 anggota Hamas (Foto: AP)

Situasi di Lapangan

Negosiasi gencatan senjata yang dimediasi Mesir dan Qatar sempat membahas kemungkinan evakuasi para anggota Hamas menggunakan kendaraan Palang Merah Internasional melalui koridor tertentu. Namun, usulan itu kini praktis kandas setelah tekanan dari menteri-menteri radikal di kabinet Israel.

Dengan sikap keras dari Ben Gvir dan Smotrich, serta dukungan diam-diam dari sebagian anggota parlemen sayap kanan, kebijakan pemerintah Israel tampaknya akan tetap berhaluan militeristik, menolak kompromi dan mengedepankan eliminasi total terhadap Hamas.

Langkah ini menandai semakin kuatnya pengaruh kelompok radikal dalam pemerintahan Netanyahu, sekaligus memperburuk prospek perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Terungkap! Pilot Flydubai Ingin Bajak lalu Tabrakkan Pesawat di Israel

4 hari lalu

Uni Emirat Pastikan Pesawat Tujuan Israel Nyaris Dibajak, Kopilot Serang Kapten Pakai Kapak

6 hari lalu

Nah, Trump Tolak Dukung Netanyahu Lagi di Pemilu Israel

7 hari lalu

Drama Pembajakan Pesawat Tujuan Israel, Saudi Larang Pesawat Militer Zionis Masuki Wilayahnya

8 hari lalu

Netanyahu Sebut Musuh-Musuh Akan Serang Israel Jelang Pemilu Oktober

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal