Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Larang Azan, Sebut Terlalu Berisik 

Anton Suhartono
Itamar Ben Gvir melarang suara azan dikumandangkan dari masjid-masjid di Israel (Foto: AP)

Sementara penduduk Palestina lain yang menolak tunduk pada pemerintahan Yahudi memilih hengkang, mengungsi ke berbagai wilayah seperti Tepi barat, Jalur Gaza, Yordania, Lebanon, dan Suriah.

Berdasarkan data Pew Research Center, sekitar 14 persen penduduk Israel beragama Islam.

Salah satu pernyataan kontroversial Ben Gvir yang menyita perhatian adalah rencana membangun tempat ibadah Yahudi, sinagog, di kompleks Masjid Al Aqsa. Dia menyampaikan pernyataan itu pada Agustus lalu.

Ben Gvir mengklaim umat Yahudi berhak beribadah di kompleks Al Aqsa, tempat suci ketiga bagi umat Islam. Sebelumnya Ben Gvir beberapa kali memimpin penggerudukan Masjid Al Aqsa.

Berdasarkan kesepakatan resmi yang diakui internasional, Masjid Al Aqsa kini berstatus quo yang hanya boleh dijadikan tempat ibadah bagi umat Islam. Penggerudukan yang sering dilakukan umat Yahudi belakangan ini jelas melanggar aturan internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

AS Jatuhkan Sanksi kepada Presiden Pengadilan Kriminal Internasional Tomoko Akane

13 jam lalu

Penjara Israel Siapkan Ruang Khusus Eksekusi Mati Tahanan Palestina

2 hari lalu

Menteri Radikal Israel Serukan Usir Warga Gaza, Diisi Pemukim Yahudi

2 hari lalu

Netanyahu Bilang ke Menantu Trump, Israel Akan Terus Bunuh Warga Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal