Menteri Radikal Israel Smotrich Kembali Jadi Sorotan, Serukan Perang di Tepi Barat

Aditya Pratama
Menteri radikal sayap kanan Israel Bezalel Smotrich menyerukan perang di Tepi Barat dan meminta militer mengulang operasi seperti di Gaza. (Foto: AP)

Data Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) menunjukkan kekerasan oleh pemukim Israel di Tepi Barat terus meningkat. Hingga akhir Juli 2026, OCHA mencatat lebih dari 1.330 serangan terkait pemukim terhadap warga Palestina sejak awal tahun, dengan rata-rata lebih dari enam serangan per hari.

Angka tersebut kemudian terus bertambah. Dalam laporan hingga Agustus 2026, OCHA mencatat lebih dari 1.600 serangan pemukim yang menyebabkan korban atau kerusakan properti di Tepi Barat, atau rata-rata 6,7 serangan per hari. Serangan tersebut berdampak pada 275 komunitas Palestina.

Kelompok pemukim dilaporkan melakukan berbagai serangan terhadap warga Palestina, termasuk penembakan, pengepungan rumah dan kekerasan terhadap komunitas. Dalam sejumlah kasus, serangan juga disertai kerusakan rumah, fasilitas air, lahan pertanian dan infrastruktur lainnya.

Kementerian Luar Negeri Palestina kemudian mengecam pernyataan Smotrich. Mereka menilai pernyataan tersebut merupakan bagian dari kebijakan pemerintah Israel yang mencakup pembunuhan dan pemindahan warga Palestina, perluasan permukiman, penyitaan tanah serta upaya mencaplok wilayah secara paksa.

Kementerian tersebut juga memperingatkan bahwa sikap diam masyarakat internasional terhadap pernyataan dan kebijakan Israel dapat mendorong pemerintah Israel melanjutkan kebijakannya dan meningkatkan ketegangan serta ketidakstabilan di kawasan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
12 hari lalu

Sewenang-wenang! Militer Israel Tutup Masjid Ibrahimi di Tepi Barat untuk Ritual Yahudi

18 hari lalu

Bukan Cuma Tutup Konsulat, Israel Usir Diplomat Inggris dari Tepi Barat dalam 7 Hari

2 bulan lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

2 bulan lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal