Merasa di Atas Angin, Ukraina Terus Cemooh Rusia terkait Mobilisasi Parsial 

Umaya Khusniah
Polisi menindak demonstran yang menolak mobilisasi parsial. (Foto: AP Photo)

“Sekarang mereka telah memulai ‘mobilisasi parsial.’ Bagaimana kabarnya?” sindir mereka dalam video. 

Rekaman itu lalu menunjukkan seorang wajib militer Rusia membanting kepalanya ke kap mobil. Gabungan video polisi Rusia yang menindak pengunjuk rasa anti-mobilisasi.

Lalu petugas berhelm dan berpakaian hitam terlihat memukuli dan mengerumuni demonstran. Mereka juga tampak menyeret yang lain. Gabungan video-video itu  kemudian menunjukkan wajib militer Rusia berbagi minuman dan pingsan di tanah.

"Sepertinya kita akan 'memobilisasi' orang-orang Rusia ini lebih cepat dari jadwal," tutup dari gabungan video-video itu.

Ejekan itu datang ketika dua anggota parlemen utama Rusia menyatakan keprihatinan tentang upaya yang dilakukan polisi. Mereka meminta pejabat regional untuk menyelesaikan tindakan yang dinilai berlebihan itu lantaran telah memicu kemarahan publik, memicu demonstrasi dan mendorong pria usia militer untuk pergi keluar Rusia.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
5 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Beri Keringanan Sanksi Energi Rusia

7 hari lalu

Putin Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Prabowo, Doakan Sehat dan Sukses

8 hari lalu

Heboh Kabar Istana Rayakan Ultah Prabowo Bareng Wakil PM Rusia, Bakom Buka Suara

9 hari lalu

Gempa Besar M7,2 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal