Mesir Dapatkan Kembali Tutup Sarkofagus Berusia 2.700 Tahun yang Dicuri dan Dibawa ke AS

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan tutup sarkofagus berusia 2.700 tahun yang dicuri dari Mesir dan sempat dibawa ke Amerika Serikat. (Foto: tangkapan layar/Reuters)

Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir, Mostafa Waziri mengatakan, sarkofagus yang ditemukan kali ini kemungkinan besar milik seorang bangsawan. Benda itu berasal dari Periode Akhir Mesir Kuno dan dinamai “Sarkofagus Hijau” karena warna wajah yang terukir di atasnya.

Menurut dia, hanya tutup sarkofagus itu yang dicuri. Sebab, seluruh peti mati itu beratnya sekitar setengah ton, menjadikannya salah satu sarkofagus kayu terbesar dari zaman Mesir Kuno.

Selain tutup sarkofagus yang dicuri itu, Mesir juga telah mengungkap lebih dari 300 sarkofagus dan 150 patung perunggu selama dua tahun terakhir. Beberapa di antaranya berusia lebih dari 3.000 tahun.

Benda-benda arkeologi itu termasuk di antara penemuan besar yang diharapkan pihak berwenang Mesir akan membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata vital negara itu, yang telah terpukul keras setelah pandemi Covid-19.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal