Mesir Dapatkan Kembali Tutup Sarkofagus Berusia 2.700 Tahun yang Dicuri dan Dibawa ke AS

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan tutup sarkofagus berusia 2.700 tahun yang dicuri dari Mesir dan sempat dibawa ke Amerika Serikat. (Foto: tangkapan layar/Reuters)

Sekretaris Jenderal Dewan Tertinggi Purbakala Mesir, Mostafa Waziri mengatakan, sarkofagus yang ditemukan kali ini kemungkinan besar milik seorang bangsawan. Benda itu berasal dari Periode Akhir Mesir Kuno dan dinamai “Sarkofagus Hijau” karena warna wajah yang terukir di atasnya.

Menurut dia, hanya tutup sarkofagus itu yang dicuri. Sebab, seluruh peti mati itu beratnya sekitar setengah ton, menjadikannya salah satu sarkofagus kayu terbesar dari zaman Mesir Kuno.

Selain tutup sarkofagus yang dicuri itu, Mesir juga telah mengungkap lebih dari 300 sarkofagus dan 150 patung perunggu selama dua tahun terakhir. Beberapa di antaranya berusia lebih dari 3.000 tahun.

Benda-benda arkeologi itu termasuk di antara penemuan besar yang diharapkan pihak berwenang Mesir akan membantu menghidupkan kembali sektor pariwisata vital negara itu, yang telah terpukul keras setelah pandemi Covid-19.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump: Iran Belum Siap Teken Kesepakatan

9 jam lalu

Jenderal Iran Awasi Negara-Negara Teluk yang Bantu AS: Tak Ada yang Luput!

10 jam lalu

Profil Aisha Wahab, Politisi Muslimah Keturunan Afghanistan Rebut Kursi DPR AS

10 jam lalu

Trump Bakal Bertemu Kim Jong Un Tahun Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal