Mesir Khawatir Pertukaran Tahanan Israel dan Hamas Terancam Gagal, Ini Pemicunya

Anton Suhartono
Pemimpin Hamas di Gaza Yahya Sinwar (kiri) saat bertemu dengan kepala intelijen Mesir Abbas Kamel (Foto: Reuters)

Menurut Hayo, situasi politik di Israel saat sedang genting lantaran Netanyahu tak mau kehilangan jabatannya begitu saja. Partainya, Likud, sebenarnya memenangkan pemilu pada Maret lalu dan memeroleh 30 kursi parlemen Knesset, namun dia gagal menggalang koalisi dengan partai lain sehingga tak bisa membentuk pemerintahan yang didukung mayoritas parlemen.

Sebaliknya, kubu oposisi yang terdiri dari banyak partai dengan dukungan kecil justru menyatukan barisan.

Jika kondisi ini berlanjut, dikhawatirkan dampak pembicaraan yang tengah diupayakan Mesir untuk mendamaikan Israel dan Hamas bukan hanya gagal dalam hal pertukaran tahanan, namun merembet ke masalah lain.

Israel dan Hamas menyepakati gencatan senjata setelah pertempuran 11 hari. Sebanyak 255 warga Jalur Gaza tewas, 66 di antaranya anak-anak. Sementara di pihak Israel 13 orang tewas, termasuk dua anak-anak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal