Mesir Khawatir Pertukaran Tahanan Israel dan Hamas Terancam Gagal, Ini Pemicunya

Anton Suhartono
Pemimpin Hamas di Gaza Yahya Sinwar (kiri) saat bertemu dengan kepala intelijen Mesir Abbas Kamel (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id - Upaya pertukaran tahanan antara Israel dan Hamas tak berjalan sesuai rencana, bahkan terancam batal.

Surat kabar Israel Hayom melaporkan, intelijen Mesir yang memediasi pertukaran empat tahanan Israel, termasuk dua tentara, dengan warga Palestina, khawatir karena tak ada perkembangan yang dicapai sejauh ini.

Tak ada kemajuan nyata setelah intelijen Israel mengunjungi kedua pihak pascagencatan senjata pada bulan lalu.

Salah satu faktor dari mandeknya upaya pertukaran tahanan adalah saat ini tidak ada pejabat Israel yang bisa memberikan keputusan.

Israel saat ini sedang dalam masa transisi peralihan kekuasaan setelah kubu oposisi berhasil membentuk pemerintahan baru untuk menyingkirkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang sudah 12 tahun berkuasa.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal