Meski Terjadi Penembakan di Gerainya, Walmart Bakal Tetap Jual Senjata Api

Nathania Riris Michico
Texas State Troopers berjaga-jaga di luar Cielo Vista Mall WalMart, di lokasi penembakan yang menewaskan 20 orang di El Paso, Texas. (FOTO: AFP / Mark RALSTON)

"Saya berdoa untuk mereka dan berharap anda akan bergabung dengan saya."

Pendiri Walmart, Sam Walton, menyebut tak akan berhenti menjual senjata. Raksasa ritel itu menyatakan bahwa target konsumennya adalah penembak dan pecinta olahraga berburu.

Walmart membuat perubahan kebijakan senjata selama bertahun-tahun, seperti pada 1993, ketika berhenti menjual pistol.

Perusahaan berhenti menjual senapan semi-otomatis pada 2015, dan setelah penembakan massal di Parkland, Florida pada Februari 2018 - yang menyebabkan 17 orang tewas di sebuah sekolah menengah.

Walmart akhirnya menaikkan usia minimum untuk membeli senjata dan amunisi di toko-tokonya menjadi 21 tahun/

"Walmart melampaui hukum federal yang mewajibkan semua pelanggan untuk lulus pemeriksaan latar belakang sebelum membeli senjata api apa pun," kata Hargrove.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
20 hari lalu

2 Petugas Imigrasi AS yang Menembak Mati Alex Pretti Diberhentikan Sementara

Internasional
20 hari lalu

Trump Klaim Kejahatan di AS Turun: Kita Tangkap Ribuan Penjahat Kelas Kakap!

Internasional
21 hari lalu

Petugas Imigrasi AS Tembak Mati Perawat ICU RS, Pakar Ungkap Sejumlah Kejanggalan

Internasional
3 bulan lalu

Dari Sekutu Jadi Ancaman, Kisah Pahit Imigran Afghanistan yang Berbalik Menyerang AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal